Ketua Komunitas Literasi Beselang Jadi Juri Festival Kebudayaan III Elang Muda Tepi Barat

Muratara3513 views

MURATARA I STARINTI.COM – Tampu Bolon Suvardi, Ketua Komunitas Literasi Beselang dipercaya menjadi juri dalam ajang Festival Kebudayaan III yang diselenggarakan oleh Elang Muda Tepi Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sederhana Rupit pada 23 November 2025 dan diikuti oleh berbagai peserta dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum.

Kehadiran Ketua Komunitas Literasi Beselang sebagai juri menjadi perhatian tersendiri dalam kegiatan tersebut. Sosok yang dikenal aktif dalam pengembangan literasi ini dinilai memiliki kapasitas dalam memberikan penilaian yang objektif serta membangun semangat berkarya bagi para peserta.

Festival Kebudayaan III menghadirkan berbagai perlombaan yang berfokus pada pengembangan seni dan budaya lokal. Di antaranya lomba puisi, handai, dan gitar tunggal yang masing-masing menampilkan kreativitas serta potensi generasi muda di bidang seni.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian perlombaan. Mereka menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri dan penonton yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Ketua Komunitas Literasi Beselang menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus digalakkan. Menurutnya, festival budaya menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni sekaligus memperkuat identitas daerah.

Ia juga menambahkan bahwa penilaian dalam lomba tidak hanya dilihat dari aspek teknis, tetapi juga dari nilai pesan dan upaya pelestarian budaya yang ditampilkan oleh peserta.

Sementara itu, panitia pelaksana dari Elang Muda Tepi Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen mereka dalam memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda. Festival ini diharapkan mampu menjadi agenda rutin yang terus berkembang setiap tahunnya.

Panitia juga mengungkapkan bahwa keterlibatan tokoh literasi sebagai juri memberikan nilai tambah tersendiri. Selain meningkatkan kualitas penilaian, hal ini juga menjadi inspirasi bagi peserta untuk terus berkarya dan mengasah kemampuan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak meriah dan penuh semangat. Dukungan dari masyarakat turut memberikan energi positif bagi para peserta yang tampil di atas panggung.

Festival Kebudayaan III ini pun diharapkan dapat terus mendorong kolaborasi antara komunitas, pelajar, dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.(MAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *