MURATARA I STARINTI.COM – Komunitas Literasi Beselang Musi Rawas Utara menggelar kegiatan peluncuran dan bincang buku puisi lokalitas bertajuk “Bulan Separuh”karya Tampu Bolon Suvardi pada 14 Maret 2022. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pegiat literasi, pelajar, hingga masyarakat umum yang memiliki minat terhadap dunia sastra. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang membuat suasana kegiatan semakin semarak dan penuh antusiasme.
Buku “Bulan Separuh” merupakan kumpulan puisi yang mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal daerah. Melalui karya ini, penulis berusaha menghadirkan potret kehidupan masyarakat Musi Rawas Utara dalam bentuk yang puitis dan reflektif.
Keistimewaan buku ini juga terletak pada dukungan dari pemerintah daerah. Buku tersebut mendapat kata pengantar langsung dari Bupati Musi Rawas Utara, Syarif Hidayat, sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan literasi di daerah.
Dalam sesi bincang buku, Tampu Bolon Suvardi membagikan proses kreatifnya dalam menulis puisi. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman pribadi dan lingkungan sekitar menjadi sumber inspirasi utama dalam setiap karya yang ditulisnya.
Penulis juga mengungkapkan bahwa proses penulisan buku ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Ia berupaya merangkai kata demi kata agar mampu menggambarkan realitas lokal dengan cara yang indah dan bermakna.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta yang aktif bertanya dan memberikan tanggapan. Banyak peserta yang mengapresiasi keberanian penulis dalam mengangkat tema-tema lokal ke dalam karya sastra.
Beberapa peserta juga menyampaikan pandangan mereka tentang pentingnya pelestarian budaya melalui sastra. Mereka menilai buku seperti *“Bulan Separuh”* dapat menjadi media edukasi sekaligus dokumentasi budaya daerah.
Komunitas Literasi Beselang sebagai penyelenggara kegiatan menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan literasi di Musi Rawas Utara. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkenalkan karya penulis lokal kepada masyarakat luas.
Selain peluncuran buku, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar pegiat literasi. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring dan kolaborasi dalam mengembangkan dunia literasi di daerah.
Para pelajar yang hadir mengaku mendapatkan inspirasi dari kegiatan tersebut. Mereka termotivasi untuk mulai menulis dan mengekspresikan gagasan melalui karya sastra.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Literasi Beselang berharap dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sastra lokal. Peluncuran buku *“Bulan Separuh”* diharapkan menjadi pemantik bagi generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan budaya melalui tulisan.(MAN)















