Kades Sungai Menang Apresiasi Pemkab OKI Bantu Jaringan Internet 4G Masuk Desa Mereka

Star OKI3513 views

OKI I STARINTI.COM – Masyarakat Desa Sungai Menang, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyambut antusias masuknya jaringan internet 4G di desa mereka. Program pemerintah ini merupakan upaya untuk mengentaskan wilayah blankspot daerah yang tak tersentuh internet khusus daerah terpencil dan perairan, seperti Desa Sungai Menang.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab OKI melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, kami sangat terbantu dengan adanya jaringan internet yang masuk ke desa kami. Semoga sinyal atau jaringan tidak lelet lagi kalau mau mengakses internet. ” ujar Kades Sungai Menang, Bujang, saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/24).

Bujang mengatakan, program ini sebenarnya sudah diusulkan pihaknya pada tahun 2021 lalu. “Alhamdulillah tahun ini bisa direalisasikan. ” ungkapnya senang.

Sebagai pihak pemerintah desa, Bujang mengapresiasi kinerja Pemkab OKI yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat dearah perairan jauh dari ibukota. “Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada Pak Bupati dan instansi terkait atas realisasi program ini. ” ucap Bujang mewakili masyarakat Desa Sungai Menang.

Pj Bupati OKI, Ir Asmar Wijaya, M.Si didampingi Adi Yanto, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, mengatakan 12 desa penerima program Layanan Seluler 4 G di Kabupaten OKI Tahun 2024, yaitu Desa Kebon Cabe, Talang Rimba, Kebun Angkik, Parit Raya, Sungai Sodong, Gading Jaya, Gading Mas, Sungai Menang, Tulung Seluang, Kayuara, Toman, Rambai.

“Pemkab OKI saat ini terus fokus mengentaskan wilayah tidak tersentuh, khususnya desa terpencil dan perairan agar segera merdeka sinyal,” jelas dia.

Adi menjelaskan awal 2023 masih tersisa 59 desa berstatus blankspot. “Dengan penambahan 12 BTS pada tahun ini masih ada 47 desa dengan sinyal lemah. Secara bertahap kita entaskan dengan mengusulkan melalui program Bhakti Kemenkominfo dan kerjasama dengan penyedia jaringan. Alhamdulillah satu demi satu yang tadinya susah sinyal kita entaskan dari blank spot,” terangnya.

Dari 314 desa di OKI, lanjut dia, yang sudah merdeka sinyal mencapai 80 persen. Sisanya secara bertahap akan terus diusulkan kepada pemerintah pusat serta operator seluler.

“Masuknya internet di pedesaan untuk mengurangi kesenjangan informasi dan masyarakat melek informasi teknologi serta dapat menumbuhkan geliat perekonomian dengan pemanfaatan internet,” tutupnya.(DONI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *