PALEMBANG I STARINTI.COM – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Supriyadi bersama tim melakukan audiensi dengan Wali Kota Palembang Ratu Dewa di rumah dinas Wali Kota Palembang, Rabu (19/8/26).
Audiensi tersebut menjadi pertemuan awal antara auditor dan auditee sebelum dimulainya kegiatan Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (Evran) Tahun 2026.
Pertemuan yang dihadiri langsung Wali Kota Palembang Ratu Dewa itu turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam pemaparannya, Kepala Perwakilan BPKP Sumsel Supriyadi menjelaskan, Evran Tahun 2026 difokuskan pada lima sektor prioritas yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional.
Kelima sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan ketahanan pangan.
“Evaluasi ini bertujuan untuk menilai kualitas perencanaan dan penganggaran, menguji konsistensi antara dokumen perencanaan dan APBD, serta memastikan keselarasan program daerah dengan prioritas pembangunan nasional,” ujar Supriyadi.
Menurutnya, pelaksanaan Evran juga diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi belanja daerah.
Dengan demikian, setiap program yang direncanakan dan dilaksanakan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi kehadiran jajaran BPKP Sumsel dalam proses evaluasi tersebut. Ia menegaskan Pemkot Palembang terbuka terhadap evaluasi, masukan, maupun rekomendasi yang diberikan.
“Kami sangat terbuka terhadap evaluasi dan masukan dari BPKP. Saya minta jajaran untuk melakukan evaluasi terhadap perencanaan, kegiatan, program maupun subprogram Pemerintah Kota Palembang, baik yang bersumber dari APBD Perubahan maupun APBD induk,” kata Ratu Dewa.(RIL)










