OKI I STARINTI.COM – Pimpinan Puskesmas Awal Terusan, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI, Yesi, AM.Keb turun langsung ke masyarakat dan sekolah bersama stafnya membagikan masker sebagai antisipasi pencegahan penyakit ISPA di tengah kabut asap saat ini.
“Alhamdulilah sudah beberapa sekolah kita bagikan masker dalam wilayah Puskesmas Awal Terusan. Kami juga menyasar masyarakat yang beraktivitas di pasar, mereka antusias menyambut baik kedatangan kami saat membagikan masker.” kata Yesi, Kamis (10/9/26).
Menurut Yesi, pembagian masker ke masyarakat dan anak sekolah merupakan instruksi langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKI. “Ya ini instruksi Dinas Kesehatan, semua puskesmas harus membagikan masker ke masyarakat.”jelasnya.

Selain pembagian masker, kata Yesi pihaknya setiap hari harus melaporkan jumlah masyarakat yang terdampak ISPA. “Kami juga diminta laporan setiap hari oleh Dinkes OKI.”ungkapnya.
Kondisi cuaca buruk dari kabut asap yang berdampak pada ISPA. Yesi mengatakan, semua tenaga kesehatan dan staf puskemasnya juga diwajibkan pakai masker saat memberikan layanan kesehatan terhadap masyarakat.
“Kami juga harus gunakan masker setiap berinteraksi langsung dengan pasien, apalagi untuk layanan penyakit menular.”terangnya.
Menurut Yesi, sebagai Pimpinan Puskesmas dirinya setiap hari memastikan layanan kesehatan terhadap masyarakat berjalan baik.
“Saya jarang di ruangan sering keliling memantau kegiatan layanan kesehatan.”tandasnya.
Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan OKI, Drs H Alamsyah, mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah menyalurkan 32.200 masker dari total persediaan awal sebanyak 80.650 masker.

Distribusi tersebut antara lain ke Puskesmas Cengal, Pedamaran Timur, Pampangan, Pangkalan Lampam, Awal Terusan, SP Padang, Celikah, Muara Batun, dan Sungai Menang. Serta disalurkan kepada PSC 119 Dinkes OKI. Sementara 200 masker diserahkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten OKI.
Dikatakan Alamsyah, distribusi masker merupakan tindaklanjut dari arahan Bupati OKI, H, Muchendi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang dapat memicu gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.
Menurut Alamsyah, puskesmas menjadi salah satu titik penting dalam upaya perlindungan masyarakat karena berada paling dekat dengan warga, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak asap.
“Arahan Bupati agar maskes yang distribusikan sebagai langkah pencegahan dan perlindungan bagi masyarakat. Terutama untuk wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak kabut asap akibat karhutla,” kata Alamsyah. (DONI)






