LSM dan Masyarakat Gelar Demo di BPN Muratara

Muratara3513 views

MURATARA I STARINTI.COM – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peci Merah bersama puluhan perwakilan masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi damai di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Musi Rawas Utara (Muratara) pada Selasa (2/6/26).

Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh tumpukan keluhan dari warga yang merasa proses pengurusan sertifikat tanah mereka sengaja diulur-ulur tanpa alasan yang jelas oleh pihak BPN.

Massa yang berkumpul sejak pagi hari membawa berbagai atribut tuntutan, mendesak transparansi dan perbaikan kinerja birokrasi pertanahan di wilayah Muratara yang dinilai jalan di tempat.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Redi Kosasih, dalam orasinya menyatakan secara tegas bahwa Kantor BPN Muratara tidak bekerja dengan benar dan profesional dalam melayani hak-hak rakyat.

Redi menyayangkan sikap birokrat BPN yang dinilai berbelit-belit, sehingga menyebabkan banyak warga kecil menjadi korban kerugian waktu, tenaga, dan materi demi kepastian hukum tanah mereka.

Dalam aksi tersebut, demonstran mengajukan beberapa tuntutan utama, di antaranya mendesak BPN segera menerbitkan seluruh sertifikat tanah masyarakat Muratara yang berkasnya sudah memenuhi syarat administrasi.

Selain menuntut percepatan dokumen, massa juga mendesak pembersihan internal BPN dari praktik pungutan liar (pungli) menyusul maraknya laporan warga terkait biaya tambahan tidak resmi saat mengurus sertifikat.
Suasana aksi yang sempat memanas akhirnya mereda setelah perwakilan dari Kantor BPN Muratara bersedia keluar ruangan untuk menemui massa dan melakukan audiensi langsung di lapangan.

Pihak BPN Muratara menyambut baik aspirasi yang dibawa oleh LSM Peci Merah dan berkomitmen untuk mengevaluasi seluruh sumbatan birokrasi yang dikeluhkan oleh masyarakat.

Dalam komitmen tertulisnya, pihak BPN berjanji akan memprioritaskan dan segera merampungkan penerbitan sertifikat tanah milik masyarakat Muratara yang tertunda, khususnya sisa kuota dari tahun anggaran 2024.

Massa menyambut baik itikad baik dari pihak BPN tersebut, namun tetap memberikan catatan kritis bahwa janji manis tersebut harus segera diwujudkan dalam tindakan nyata dalam waktu dekat.

Redi Kosasih menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, dan LSM Peci Merah akan mengawal ketat realisasi janji yang telah disepakati bersama pihak BPN dalam audiensi hari ini.

Aksi damai ini akhirnya dibubarkan dengan tertib setelah tercapai kesepakatan, namun massa mengancam akan kembali menggelar demonstrasi dengan jumlah massa yang jauh lebih besar jika BPN melanggar janji mereka.(MAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *