Pemkab PALI Peringati Hari Kebudayaan Nasional 2026

PALI3513 views

PALI I STARINTI.COM – pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 di kawasan Percandian Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Sabtu (17/10/26)

Peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 di kawasan Percandian Bumi Ayu turut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Selatan Romi Hidayat, S.S., M.A., beserta jajaran; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI Dra. Yenni Nopriani, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten PALI Adi Kurniawan, S.Sos., M.Si.; Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI Harun, S.H., M.H.; serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sekaligus BPBD Kabupaten PALI Ahmad Hidayat, S.T., M.M.

Hadir pula sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerhati budaya, masyarakat, serta para pelestari budaya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam menjaga warisan budaya dan meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan Cagar Budaya Nasional Percandian Bumi Ayu.

Bupati PALI, Asgianto, S.T., menegaskan pentingnya pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga identitas, sejarah, dan jati diri daerah. Salah satu warisan bersejarah yang menjadi perhatian adalah Cagar Budaya Nasional Percandian Bumi Ayu, yang menyimpan jejak perjalanan peradaban masa lalu di Sumatera Selatan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati PALI melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Dra. Yenni Nopriani, M.Si., saat peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026 di kawasan Percandian Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.

Acara tersebut mengusung tema “Budaya Hidup, Indonesia Berdaya”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga, merawat, serta mewariskan kekayaan budaya kepada generasi mendatang.

Karena itu, keterlibatan berbagai unsur dalam peringatan Hari Kebudayaan Nasional di kawasan Candi Bumi Ayu diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian situs sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

Yenni Nopriani juga menyampaikan, apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Selatan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan peringatan Hari Kebudayaan Nasional Tahun 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong lahirnya gerakan pelestarian budaya yang berkelanjutan dan melibatkan masyarakat secara aktif.

Pelestarian Candi Bumi Ayu juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pengenalan sejarah dan kebudayaan Kabupaten PALI. Dengan menjaga keberadaan situs tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk semakin mengenal perjalanan sejarah daerahnya sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Pemerintah Kabupaten PALI berharap kesadaran budaya dapat ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda, sehingga mereka tidak hanya mengenal kebudayaan melalui cerita, tetapi juga memahami nilai sejarah yang diwariskan melalui peninggalan nyata.

Di sisi lain, keberadaan cagar budaya yang terawat dan dikenal luas berpotensi mendukung pengembangan edukasi sejarah serta pariwisata budaya daerah. Upaya tersebut tentu perlu berjalan seiring dengan perlindungan dan pelestarian situs sesuai ketentuan yang berlaku. (JON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *